Kabut dalam lamunan

Tak ada sedikitpun kata yang terucap

Bagaimana aku mengartikannya

Belaian angin di malam itu mungkin hanya sekedar menyapa

Membisikkan kebenaran yang kan terjadi

Tak ubahnya kabut di lereng gunung

Seketika menutup indahnya surga dunia

Menyelimuti setiap yang dilaluinya

Kemudian….

Hawa dingin membuatnya menangis

Aku masih dalam lamunanku

Lamunan berkabut dalam tanda tanya

Hingga kabut menghilang dan menunjukkan

Menunjukkan bagaimana aku harus mengartikannya

Gadis di sudut balkon

Diantara kesunyian berlapis keramaian kota Surabaya

Gadis berdiri di sudut balkon kamar

terdiam mendongak penuh tanda tanya?

Di ujung terlihat menara masjid yang megah diantara kepadatan kkota

Lampu-lampu rumah raksasa nan gemerlap

suara-suara yang memekik telinga sudah berkurang

hingga waktu telah menepiskan keriuhan

 

Gadis di sudut balkon

apa yang membuatnya berdiri disana?

menatap langit yang penuh goresan

Ada memori yang terlintas

ataukah hanya Imajinasi si Gadis di sudut balkon saja

 

Renungan akan Malam-Nya

Malam adalah masa yang indah untuk direnungkkan setiap detiknya

Merenungi segala ciptaan-Nya, kebesaran-Nya

Siapa yang mampu menandingi kekuasaan sang Kholiq

Lihatlah! langit begitu luas tak terbatas

Bulan dan bintang tak berhenti bertasbih menyebut nama-Nya

Bulan beredar pada lintasannya

Bintang bersinar di pijakannya

Begitu mudah menebar kapas putih di udara

Tak susah melukis dibawah kanvas hitam

 

 

 

Bina Syakhsiyyah Islam I bersama Bahrul ilmi

Lembaga Dakwah Jurusan Teknik Kelautan ITS – Bahrul Ilmi tadi pagi menggelar agenda Bina Syakhsiyyah Islamiyah (BSI) pertama di Musholla FTK yang dihadiri ikhwan dan akhwat dari jurusan tersebut, walaupun acara ini diselenggarakan untuk mahasiswa Jurusan Teknik Kelautan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk jurusan-jurusan lain yang ada di FTK untuk mengikutinya. Peserta yang hadir memang tidak banyak tapi mereka sangat antusias mengikuti jalannya acara ini.

Materi-materi yang diusung dalam BSI kali ini adalah Summuliyatul Islam, Pemanfaatan Sumber Daya Kelautan dalam Perspektif Al-Qur’an, Ghozwul Fikr, dan Peran Pemuda …. (lupa, hehe). Materi yang pertama dibawakan oleh Saudara Ganda menjelaskan apa itu Summuliyatul Islam dan lain sebagainya.

Materi yang kedua adala kajian tematik dengan judul- Pemanfaatan Sumber Daya Kelautan dalam Perspektif Al-Qur’an- oleh salah satu dosen JTK, Bapak Hasan Ikhwani. masing-masing peserta mendapat hardcopy makalah yang isinya mencakup Term kata Laut/Lautan dalam Al-Qur’an, Fenomena Laut, Potensi dan Sumber Daya Kelautan, dan Konsep Pengelolaan menurut Al-Qur;an. Beliau membawakan materi dengan mantab dan bahasanya cukup mengena, penyampaian dengan konsep – konsep yang mudah diterima akal.

Ghozwul Fikr – Perang pemikiran yang lebih berbahaya dari perang konvensional harus diwaspadai karena dapat menghancurkan kaum muslim oleh musuh-musuh islam. Pada materi ini kurang kondusif karena bersamaan dengan turunnya hujan sehingga materi yang disampaikan belum sepenuhnya.

Materi yang terakhir dibawakan oleh Mas Arif – Mantan Kahima JTK. Mas Arif begitu semangat mengisi materi dengan prinsip-prinsip teguhnya yang di pegang selama ini. Ia memaparkan mengenai peran orang-orang LDJ yang tampaknya kalah keren jika dibanding dengan mereka yang memegang jabatan di BEM maupun HMJ.

Latihan Fotografi Pramuka ITS

Dalam rangka memperingati hari Tunas pada tanggal 9 Maret 2014 Racana Putri Sepuluh Nopember mengadakan kegiatan fotografi. Kegiatan ini memang khusus untuk yang putri tapi kami mengundang Kakak-kakak Racana putra yang bersedia. Pukul 14.00 WIB kami langsung berangkat menuju ke lokasi yang dijadikan tempat pemberian materi. Kak Lita, selaku pembina putri sekaligus KaGudep putri mendampingi kegiatan ini dengan mengajak putra semata wayangnya, Lukman. Saya, Kak Alin, Kak Mardiana, Iqbal, Kak Lita, dan Lukman menuju ke Jembatan Jurusan Statistika dengan naik motor untuk mempercepat waktu.

Sampai di tempat, ternyata pematerinya sudah menunggu di sana. Sebelumnya kami kira beliau akan mampir ke sanggar ternyata langsung ke lokasi. Materi dimulai di bawah pohon yang rindang, di ujung jembatan, dan cuaca saat itu sedang mendung. Kak Ghoz, beliau pemateri kegiatan ini sekaligus suami dari Kak Lita. Kemudian hadirlah Kak Aan dengan sepeda lipat dan kamera Nikon kesayangannya. Pengenalan mengenai dasar-dasar fotografi hingga teknik-tekniknya.

Gambar

Tiba-tiba hujan turun dengan deras dan angin yang kencang  sehingga terpaksa kami mencari tempat yang lebih nyaman untuk berteduh. Kami berteduh di selasar jurusan Matematika. Materi fotografi tetap dilanjutkan, Kak Ghoz menunjukkan teknik fotografi pada sebuah buku yang saya lupa terbitan mana. Didalam buku tersebut terdapat bermacam-macam foto dengan teknik yang berbeda-beda.

Hujan sudah mulai reda, masih menyisakan titik gerimis. Selepas hujan merupakan momen yang tepat untuk hunting foto. Pemandangan di jembatan saat itu begitu indah. Aku meminjam pocket kak Lita, sedangkan yang lain meminjam kamera Kak Ghoz. Adapun objek-objek yang jadi sasaran adalah bunga, hewan, hingga salah satu anggota menawarkan diri jadi modelnya. Kak Alin, salah satu anggota putri keturunan tionghoa yang cantik ini bergaya bak artis shampo.

Gambar

Kakak-kakak peserta latihan fotografi sangat antusias, apalagi kegiatan yang berbau foto pasti akan lebih semangat, contohnya kak Mardiana yang suka sekali di foto dan Kak Iqbal yang suka memfoto. Kak Ghoz pun tak mau kalah, hasil jepretannya sangat bagus-bagus. Karena waktu sudah agak sore maka hunting fotonya dihentikan, hasil jepretan Kakak-kakak dikumpulkan lalu di nilai dan di komentari oleh Kak Ghoz siapa yang paling bagus akan mendapat hadiah spesial.

“Static and Dynamic” judul foto hasil jepretan Kak Alin adalah yang menang, Kak Alin mendapat hadiah souvenir cantik yang diperoleh Kak Lita waktu di Inggris. Bagi yang tidak menang tetap dapat souvenir dari Kak Alin yang dibelinya dari Makassar. Hari itu sangat menyenangkan bagi kami, kami sangat puas dan berharap ada latihan seperti ini lagi. Di akhir kegiatan Kak Lita meminta kami untuk menuliskan harapan dan kesan di kertas kecil lalu di tempel di kertas HVS.

Terimakasih kak Ghoz dan Kak Lita……………..

Berikut foto-foto dokumentasi kegiatan fotografi yang lainnya.Gambar

GambarGambar

 

 

 

 

 

 

Aku Takut Malam

Senja telah kembali ke peraduannya

Langit sudah terlalu lelah

Sudah waktunyan menutup tabir senja

 

Selamat datang malam

Apakah aku akan baik-baik saja?

Pertanyaan bodoh

Mana aku tahu, itu lah jawabanmu yang pasti

Iya kan?

 

Aku takut denganmu

Kau begitu menyeramkan

Bentukmu memang begini-begini saja

Entahlah

 

Begitu takutnya aku untuk tidur

Ya Allah, apakah kau ambil nyawaku besok?

Sebelum aku bangun tidur?

Apakah saat aku tidur dalam lelapku

Engkau memerintahkan malaikat-Mu datang menjemput?

 

Ya Allah, berikan aku hidup lagi esok

Masih banyak yang harus ku selesaikan

Aku mohon Ya Allah,

Aku takut

 

16 Maret 2014